1 September 2026
Menutup 40 Hari Pengabdian, Tim KKN-T IPB dan Warga Kelurahan Sidoharjo Rayakan Kebersamaan dengan Malam Penuh Kenangan

Sidoharjo, Wonogiri – Setelah 40 hari menjalani rangkaian kegiatan pengabdian bersama masyarakat, Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University menutup perjalanan di Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, melalui Lokakarya 2 dan Acara Perpisahan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (13/8) di halaman Kantor Kelurahan Sidoharjo tersebut menjadi malam terakhir sebelum Tim KKN-T kembali dari lokasi pengabdian.
Kegiatan ini terbuka bagi seluruh masyarakat Kelurahan Sidoharjo dan dihadiri oleh 96 peserta serta 22 talent yang terlibat dalam berbagai penampilan. Lurah beserta jajaran perangkat kelurahan, perwakilan RT dan RW, serta masyarakat dari berbagai lingkungan turut hadir untuk merayakan penutupan rangkaian KKN-T sekaligus kebersamaan yang telah terjalin selama 40 hari.
Menyampaikan Hasil dari 40 Hari Pengabdian
Rangkaian acara diawali dengan Lokakarya 2, yaitu pemaparan hasil evaluasi dan capaian dari berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama 40 hari di Kelurahan Sidoharjo. Melalui sesi ini, Tim KKN-T menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dilakukan bersama masyarakat beserta hasil yang telah dicapai.

Pemaparan tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban sekaligus transparansi kepada masyarakat mengenai program-program yang telah dijalankan. Tim KKN-T juga menyampaikan potensi keberlanjutan dari sejumlah program agar manfaat yang telah dirintis selama masa pengabdian dapat terus digunakan dan dikembangkan oleh masyarakat setelah kepulangan mahasiswa.
Setelah sesi lokakarya selesai, suasana beralih menjadi lebih meriah melalui panggung apresiasi dan hiburan. Panggung tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas sekaligus merayakan kebersamaan yang telah terbangun selama kehadiran Tim KKN-T di Sidoharjo.
Panggung Warga, dari Anak-Anak hingga Ibu-Ibu

Berbagai penampilan dari perwakilan lingkungan dan RW menjadi bagian dari malam perpisahan. Keterlibatan masyarakat hadir dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu. Setiap penampilan membawa karakter dan kreativitas masing-masing lingkungan di Kelurahan Sidoharjo.
Perwakilan Lingkungan Jarum tampil dengan penampilan tekate. Dari Lingkungan Keden, masyarakat menghadirkan solo vokal dan gerak lagu. Keron Kidul turut memeriahkan acara melalui tari Persinas jurus tepak, sementara Bakalan Wetan menampilkan vokal grup. Adapun Bakalan Kulon menghadirkan penampilan kewer-kewer. Tak kalah unik juga, hadir penampilan khusus persembahan dari Sanggar Tari Cempaka Mulya yang turut memeriahkan acara ini.

Keterlibatan berbagai lingkungan tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyukseskan acara penutupan KKN-T. Panggung perpisahan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperlihatkan potensi seni dan budaya yang hidup di tengah Kelurahan Sidoharjo.
Mengenang Perjalanan melalui After Movie
Salah satu momen yang turut menghidupkan kembali kenangan selama masa KKN adalah pemutaran after movie. Perangkat kelurahan, masyarakat, dan mahasiswa bersama-sama menyaksikan video dokumenter yang merangkum perjalanan Tim KKN-T selama berada di Sidoharjo.

Berbagai potongan kegiatan selama 40 hari ditampilkan dalam video tersebut, mulai dari pelaksanaan program kerja hingga interaksi antara mahasiswa dan masyarakat. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mengingat perjalanan yang telah dilalui bersama sebelum Tim KKN-T meninggalkan Sidoharjo.
Suasana kemudian dilanjutkan dengan doorprize bagi masyarakat yang hadir serta sesi kesan dan pesan. Pada kesempatan tersebut, Kepala Lurah Sidoharjo, Bapak Sri Jumadi, S.P., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tim KKN-T IPB University atas kebersamaan, kontribusi, dan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama 40 hari di Kelurahan Sidoharjo.

Bapak Sri Jumadi juga menyampaikan harapan agar hubungan yang telah terjalin antara mahasiswa dan masyarakat tidak berhenti setelah masa KKN berakhir. Ia berpesan agar Tim KKN-T tidak melupakan Sidoharjo dan tetap menjaga silaturahmi dengan masyarakat.
“Kapan-kapan ke sini lagi, jangan sampai putus silaturahmi. Entah kapan waktunya, kalau ada kesempatan, secepatnya datang lagi ke sini. Jangan lama-lama, supaya kita bisa senang dan berkumpul bersama lagi. Kalau bisa, setahun sekali datang ke sini, apalagi kalau bertepatan dengan Porling seperti ini. Terima kasih sudah hadir dan membersamai masyarakat Sidoharjo selama 40 hari. Semoga apa yang sudah dilakukan di sini memberikan manfaat dan meninggalkan kenangan yang baik bagi kita semua,” ungkap Pak Lurah.
Pesan tersebut menjadi salah satu momen yang menghangatkan suasana perpisahan. Bagi masyarakat Sidoharjo, kehadiran Tim KKN-T selama 40 hari tidak hanya membawa berbagai program pengabdian, tetapi juga menghadirkan kebersamaan yang kemudian membentuk kedekatan antara mahasiswa dan warga.
Menjelang akhir acara, mahasiswa dan masyarakat bernyanyi bersama. Suasana hangat dan penuh kebersamaan menjadi penutup dari malam terakhir Tim KKN-T di Sidoharjo.
Acara yang berlangsung sehari sebelum kepulangan Tim KKN-T tersebut menjadi lebih dari sekadar penutupan kegiatan. Malam itu menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk merayakan berbagai hal yang telah dilalui bersama, mulai dari menjalankan program kerja hingga membangun hubungan yang lebih dekat selama 40 hari.

Selama berada di Sidoharjo, Tim KKN-T datang dengan membawa berbagai program pengabdian. Namun, ketika masa KKN berakhir, yang tersisa bukan hanya hasil kegiatan, melainkan juga pengalaman, kedekatan, dan kenangan bersama masyarakat.
Empat puluh hari pengabdian akhirnya ditutup dengan satu malam penuh kebersamaan. Dari program kerja, panggung warga, pemutaran after movie, hingga nyanyi bersama, malam perpisahan menjadi penanda berakhirnya perjalanan KKN-T IPB University di Kelurahan Sidoharjo sekaligus awal dari kenangan yang akan terus dibawa pulang.
Penulis: Salma Khaerunisa
Tim KKN-T IPB University
