KELURAHANSIDOHARJOKab. Wonogiri, Kec. Sidoharjo

31 Agustus 2026

Memilih Pangan Hewani yang Aman, Tim KKN-T IPB Edukasi Ibu-Ibu PKK Sidoharjo, Wonogiri

Sidoharjo, Wonogiri – Telur dan daging merupakan bahan pangan yang dekat dengan keseharian masyarakat. Namun, memilih produk yang berkualitas, menyimpannya dengan tepat, hingga mengolahnya dengan aman membutuhkan pengetahuan yang tidak kalah penting. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University menghadirkan SEHATI (Sehat Bersama Pangan Hewani) bagi ibu-ibu PKK di Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (8/7) di Kantor Kelurahan Sidoharjo tersebut diikuti oleh 24 ibu-ibu PKK. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T memberikan edukasi mengenai pemilihan, penyimpanan, dan pengolahan pangan asal hewan agar tetap aman, berkualitas, dan layak dikonsumsi oleh keluarga.

Mengenali Pangan Hewani yang Berkualitas

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada sejumlah hal yang perlu diperhatikan ketika memilih telur dan daging. Edukasi tidak hanya membahas produk yang terlihat baik secara umum, tetapi juga membantu peserta mengenali ciri-ciri pangan yang masih layak dikonsumsi dan produk yang sebaiknya dihindari.

Mahasiswa KKN-T juga memperkenalkan prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) sebagai salah satu dasar dalam memilih pangan asal hewan. Prinsip tersebut menjadi penting karena kualitas pangan yang dikonsumsi keluarga tidak hanya ditentukan oleh kandungan gizinya, tetapi juga oleh keamanan dan kelayakan produk sejak dibeli hingga disajikan.

Agar materi lebih mudah dipahami, peserta tidak hanya menerima penjelasan secara satu arah. Mereka diajak mengamati sejumlah gambar dan menjawab pertanyaan sederhana untuk membedakan telur dan daging yang baik dengan produk yang tidak baik. Interaksi tersebut membuat peserta dapat langsung menghubungkan materi dengan kondisi yang mungkin mereka temui ketika berbelanja kebutuhan pangan keluarga.

Menjaga Pangan Tetap Aman di Rumah

Pemilihan bahan pangan merupakan langkah awal. Setelah produk diperoleh, cara penyimpanan dan pengolahan juga berperan dalam menjaga mutu serta keamanan pangan.

Karena itu, SEHATI turut membahas teknik penyimpanan produk pangan asal hewan yang tepat. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kondisi pangan setelah pembelian agar kualitasnya tetap terjaga hingga saat akan diolah.

Edukasi kemudian dilanjutkan dengan prinsip pengolahan pangan asal hewan yang baik. Peserta diajak memahami bahwa proses pengolahan perlu dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan sehingga produk yang dikonsumsi keluarga tetap memiliki mutu dan nilai gizi yang baik.

Materi tersebut menjadi semakin relevan karena ibu-ibu PKK memiliki peran penting dalam pengelolaan pangan di tingkat rumah tangga. Pengetahuan mengenai cara memilih, menyimpan, dan mengolah pangan asal hewan dapat diterapkan secara langsung dalam menyiapkan makanan bagi keluarga.

Menguji Pemahaman Peserta

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan kuis berhadiah. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan materi yang telah disampaikan, termasuk cara mengenali produk pangan yang baik dan menjaga keamanan pangan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta dalam menjawab pertanyaan yang diberikan. Kuis menjadi penutup yang menyenangkan sekaligus membantu peserta mengingat kembali pengetahuan yang telah diperoleh selama kegiatan.

Bagi Tim KKN-T IPB University, edukasi pangan tidak berhenti pada pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan. Informasi yang telah diberikan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diteruskan kepada anggota keluarga maupun masyarakat di lingkungan sekitar.

Program SEHATI juga memiliki peluang untuk terus dikembangkan melalui kegiatan PKK berikutnya. Materi mengenai pangan asal hewan bersifat dekat dengan kebutuhan rumah tangga sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat terus digunakan dalam memilih bahan pangan, menjaga kualitasnya selama penyimpanan, hingga mengolahnya menjadi makanan untuk keluarga.

Melalui SEHATI, Tim KKN-T IPB University mengajak masyarakat untuk melihat bahwa menjaga kesehatan keluarga dapat dimulai dari hal yang sederhana: lebih teliti saat memilih pangan, lebih tepat dalam menyimpannya, dan lebih bijak dalam mengolahnya. Dengan pengetahuan yang tepat, pangan asal hewan tidak hanya menjadi sumber protein bagi keluarga, tetapi juga dapat dikonsumsi dengan aman, sehat, dan berkualitas.


Penulis: Salma Khaerunisa
Tim KKN-T IPB University